Hari
ini hujan begitu hebat mengguyur kota dengan suara nya yang lantang membasahi
setiap sudut kota yang bisa di temukan oleh nya. Aku memandang kedalam suasana
kota yang basah. Mata ku tak bisa menjangkau lebih jauh lagi. Banyak hal yang ingin
ku sampaikan pada carolin. Waktu sekarang telah berjalan terlampau jauh, mana
mungkin aku bisa mengembalikan nya. Jika di bayang kan lagi, ketika waktu masih
memberi ku kesempatan bersama nya. Hal yang sangat indah. Waktu waktu yang tak
mungkin terlupakan. Tetapi hingga saat ini yang ada hanya kenangan, ingin
sekali ku simpan di balik air hujan yang jatuh dari langit lalu biarkan
kenangan itu terbawa air hujan. Entah akan di bawa kemana, mungkin saja akan
kering terserap ke dalam tanah atau jadi bagian bagian kecil yang terpisah.
Setiap
saat aku memikir kan hal yang sama, sesuatu yang bisa membuat ku melayang
layang dan hampir tak bisa ku hentikan. Sebenar nya berat bagi ku untuk
mengungkap kan ini lebih banyak lagi. Aku selalu di pompa oleh pecahan pecahan waktu
yang memancing ku kembali ke dalam putaran dimensi. Seakan akan semua ada
seperti biasanya. Bahkan lebih gila lagi. Selalu saja kata kata itu kembali
menghampiri ku, di kala berlaksa kenangan menghujam ke dalam ingatan ku.
Aku
tidak pernah membayangkan nya, hingga hanya aku sendiri disini. Menatap hujan
yang seakan menjelaskan tentang diriku. Sesaat aku tidak memperdulikan yang ada
di sekelilingku. Seharus nya ada penjelasan yang kongkrit tentang keadaan ku
ini, tetapi tubuh ku tidak dapat mengartikan nya. Pengalaman demi pengalaman
yang pernah aku alami pun tidak dapat membantu ku. Tapi sejauh ini aku masih
bisa bertahan. Bahkan untuk menatap ke langit untuk ke sekian kali nya tanpa
ada sedikit pun cahaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar